TRIO EMAS UPI: 17 Tahun Kemudian …

Sudah nonton keseruan perjuangan kami bertiga di http://bit.ly/finalmtq2003? Silakan ditonton ya gaes, jika berkenan boleh langsung Like dan Subscribe ya, karena subcsribe itu berpotensi mendatangkan pahala, apalagi jika yang disubscribe nya channel tentang pendidikan, insyaAllah jadi amal jariyah ya gaes.


.
Penasaran dengan penampakan trio EMAS (Epul, nurMAn, amSi) Fahmil UPI setelah 17 tahun berlalu? Foto-foto ini mencoba menyajikan perjalanan hidup terkini ketiganya.


Alhamdulillah, saya pernah mendapat dua pendamping, kakak, sahabat sekaligus guru yang luar biasa. Pendamping kiri saya, Ustadz Saepul Kamil adalah Muslim scholar yang tidak diragukan lagi kemumpuniannya dalam bidang pengajaran Bahasa Arab.

Pendamping kanan saya, abang Nurman Abinon semakin makalangan di pentas perpolitikan nasional. Terakhir, beliau didapuk sebagai tenaga ahli fraksi Partai Golkar di DPR. Mereka berdua adalah penasehat ulung dan luhung dalam tiap langkah perjalanan hidup saya.

Berkat nasehat keduanya, saya bisa mengembangkan diri saya dalam segala hal. Cinta, profesi dan juga passion. Sebagai bocoran, saya pertama kali bertemu dengan ayah mertua (Allah yarham) pada saat pembukaan MTQ Nasional ini. Sebuah pertemuan yang tidak disangka dan pada akhirnya menjadi nyata.


Terkait profesi, soal-soal Fahmil menghiasi sebagian besar tes seleksi CPNS 2004, seolah memudahkan jalan saya dan ang Saepul Kamil untuk lulus sebagai guru bahasa Arab di MAN.
.
Sementara tentang passion, juru bicara tim lawan terberat saya di final adalah mas Yuli Andriansyah yang kini menjadi dosen UII Yogyakarta dengan segudang prestasi dalam penulisan jurnal di level dunia.

Beliau adalah orang yang pertama kali mengundang saya untuk acara Seminar Ekonomi Syariah tingkat Nasional di kampus UII. Padahal ketika saya dijapri untuk mengisi acara tersebut, mas Yuli belum ngeh kalo kita pernah menjadi rival di arena MTQ Nasional Mahasiwa.
.
Demikianlah, there can be miracles when we believe. Terima kasih ya Allah, semoga berkah buat semua.

Mang Amsi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *